Recent post
Showing posts with label Perkakas. Show all posts
Meja belajar berbentuk konvensional yang monoton bisa dibilang sudah tidak menarik lagi. Warna dan bentuknya yang old school plus kaku dapat membuat semangat anak untuk belajar menjadi berkurang. Apalagi jika berbicara mengenai ukurannya yang kadang tak cocok dengan luas ruang yang tersedia.
Jangan putus asa apalagi menyerah. Anda bisa mendesain meja belajar secara khusus sekaligus memberikan sentuhan pribadi sesuai dengan konsep atau tema pada kamar tersebut.
Anak usia sekolah pasti memerlukan tempat untuk belajar atau menyimpan buku-buku pelajaran sekolahnya. Karena itu diperlukan tempat khusus untuk menyimpan semua peralatan baik buku ataupun alat tulis agar tidak berantakan. Selain menyimpan semua peralatan sekolah, diperlukan juga tempat untuk mengerjakan pekerjaan rumah.
Tempat terbaik untuk meyediakan meja belajar bagi anak adalah kamar tidurnya. Memang tak ada salahnya jika Anda memilih untuk meletakkan meja belajar di dekat ruang kerja atau ruangan yang membuat aktivitas anak mudah diawasi. Yang harus dipahami adalah, anak akan lebih nyaman belajar di kamarnya sendiri. Meski masih belia, anak juga membutuhkan tempat yang agak privat untuk mengerjakan pekerjaan sekolah agar tidak terganggu oleh kegiatan lainnya di dalam rumah, dan agar mereka mudah menyesuaikan diri dengan zona nyamannya di kamar tidurnya
Buatlah desain yang lebih ringkas pada tempat yang terbatas. Dengan desain yang ringkas, meja belajar jadi bisa terlihat tidak membosankan sehingga bisa membuat anak jadi semangat untuk belajar. Rak bisa dibuat secara built in satu set dengan mejanya, atau bisa juga ditempelkan di dinding sesuai dengan ukuran meja belajar. Dengan cara ini Anda akan hemat ruang.
Jangan lupa, pilih desain dan warna yang dapat membuat anak betah berlama-lama di meja belajar. Warna yang netral misalnya adalah kuning lembut atau warna krem gading. Untuk seluruh ruangan, Anda dapat memadukannya dengan tirai hijau, border jingga, atau seprai dengan motif yang disukai anak. Warna biru langit atau warna cokelat juga bisa dipadankan dengan warna dinding yang kuning sehingga makin menonjol. Namun Anda perlu ingat, bahwa warna yang dipilih boleh cerah namun tak terlalu mencolok.
Namun Anda juga perlu perhatikan usia anak Anda. Jika anak Anda sudah menginjak usia remaja, ada baiknya jika di meja belajarnya disediakan ruang tambahan untuk bisa menyimpan pernak-pernik atau papan jadwal. Untuk meja belajar anak yang sudah remaja, Anda dapat menggunakan warna natural kayu dan dipadankan dengan warna hijau, biru, atau pink. Yang penting sesuai dengan identitasdan kesukaan si anak. (*/Tabloidnova)
Gambar disamping adalah salah satu model Electrolizer yang dapat menghemat penggunaan BBM pada kendaraan bermotor hingga 100% lebih dan meningkatkan performa kendaraan hingga 20%.
Diagram sederhana Electrolyzer :
Alat yang disebut electrolizer ini menghasilkan HHO (2 part Hydrogen + 1 Oxygen) gas yang sangat mudah terbakar yang kemudian HHO ini dimasukan ke intake manifold pada kendaraan bermotor. Dengan adanya campuran BBM + HHO yang kaya ini memungkinkan pembakaran menjadi lebih sempurna sehingga BBM menjadi efisien.

Sebenarnya teknologi ini sudah lama ada penemunya adalah Dr. Yule Brown maka sering disebutnya sebagai brown’s gasdan sudah banyak yang mencoba membuatnya baik di luar negeri maupun di indonesia , seperti di Jokjakarta adalah Bapak Joko beliau juga membuat generator electrolyzer ini dan telah menerapkanya ke lebih 1000 kendaraan di Jogja bahkan beliau mengatakan bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih detail dan ingin membuatnya beliau dengan senang hati akan memberi tahu bagaimana cara membuatnya.
Selain untuk kendaraan berbahan bakar premium, alat ini juga dapat di gunakan pada kendaraan bermesin Diesel yang berbahan bakar solar.
Berminat menghemat BBM kendaraan anda? mungkin artikel ini bisa menjadi inspirasi anda.
Atau kalau anda ingin tahu cara membuatnya lebih detail anda dapat men-donwload di http://www.free-energy-info.co.uk/Hotsabi.pdf atau http://smacksboosters.110mb.com/Smack.pdf
Yang perlu diperhatikan :





Alat yang disebut electrolizer ini menghasilkan HHO (2 part Hydrogen + 1 Oxygen) gas yang sangat mudah terbakar yang kemudian HHO ini dimasukan ke intake manifold pada kendaraan bermotor. Dengan adanya campuran BBM + HHO yang kaya ini memungkinkan pembakaran menjadi lebih sempurna sehingga BBM menjadi efisien.
Sebenarnya teknologi ini sudah lama ada penemunya adalah Dr. Yule Brown maka sering disebutnya sebagai brown’s gasdan sudah banyak yang mencoba membuatnya baik di luar negeri maupun di indonesia , seperti di Jokjakarta adalah Bapak Joko beliau juga membuat generator electrolyzer ini dan telah menerapkanya ke lebih 1000 kendaraan di Jogja bahkan beliau mengatakan bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih detail dan ingin membuatnya beliau dengan senang hati akan memberi tahu bagaimana cara membuatnya.
Selain untuk kendaraan berbahan bakar premium, alat ini juga dapat di gunakan pada kendaraan bermesin Diesel yang berbahan bakar solar.
Berminat menghemat BBM kendaraan anda? mungkin artikel ini bisa menjadi inspirasi anda.
Atau kalau anda ingin tahu cara membuatnya lebih detail anda dapat men-donwload di http://www.free-energy-info.co.uk/Hotsabi.pdf atau http://smacksboosters.110mb.com/Smack.pdf
Yang perlu diperhatikan :
- Air menggunakan air aki botol biru ( bukan ACCU ZUUR) atau air suling / Aquades / Air laut.
- Bahan kimia yang dipakai untuk campuran air sebagai katalis adalah : KOH (Kalium Hidroksida) / Ca(OH)2 / Baking Soda jika sulit didapat anda dapat bereksperimen menggunakan Garam dapur (tidak direkomendasi karena garam bersifat korosif)
- Tuangkan air terlebih dahulu (aliran listrik / accu sudah terpasang) baru masukan bahan kimia (KOH) sedikit demi sedikit hingga terjadi proses elektrolisa (seperti air mendidih) dari pengalaman air satu liter cukup dengan 1 sendok teh kecil , gunakan kaca mata karena KOH ini sangat berbahaya bila terkena mata.
- Plat untuk Anoda & katoda berbahan Stainless stell yang tidak melekat pada magnet ini adalah bahan yang paling kuat dan aman (silahkan tes menggunakan magnet) Misal : Sendok/garpu stainless stell / Pengaris yang terbuat dari stainless stell (saya menggunakan material ini)
- Elektroda positif dan electroda Negatif hanya berdekatan saja tidak saling menyentuh / berhubungan
- Gunakan Relay untuk penyambunganya seperti gambar tertera dan berilah sekring pengaman +/- 5~15 Ampere
- Gunakan 2 buah botol / tabung seperti gambar diagram dibawah, tabung ke dua air diisi air suling 1/3 saja (jangan terlalu penuh).
- Jika anda membuat dari bahan pipa PVC berilah water level (gambar terlampir) supaya banyaknya air selalu terpantau.
- Selain dipasang di manifold selang dapat juga dipasang / dimasukan di antara Carburator dan saringan udara (biasanya selang dari karet), atau dicabang dua dan dimasukan di ke dua bagian (intake manifold dan selang saringan udara sekaligus).
- Untuk sepeda motor lebih baik gunakan aliran listrik dari Spull (ac) yang disearahkan terlebih dahulu menggunakan Dioda Bridge 10A (4 kaki) dan tambahkan lampu +/- 5 ~ 35Watt (silahkan bereksperimen) sebagai pengaman atau bisa juga dijadikan sebagai indikator katalis karena jika katalis kurang lampu akan menyala redup. (lihat gambar dibawah)
Diambil dari: http://benyaliwibowo.wordpress.com
Keramik sebagai elemen pelapis lantai terbilang rentan dengan kerusakan. Baik itu pecah atau warnanya yang memudar. Hal itu, karena keramik menjadi elemen yang sering terkena benturan dan gesekan. Bila sudah rusak seperti itu, ada baiknya segera ganti keramik yang rusak itu. Karena, selain nyaman dan tidak membahayakan pemilik rumah beraktivitas di area tersebut, juga rumah jadi enak dilihat, tidak kusam.
Caranya juga tidak susah. Siapkan peralatan, dan ikuti pengerjaannya berikut ini:
![]() |
| Roskam |
- Pahat bagian tengah keramik yang ingin diganti. Buka keramik yang pecah itu dengan mencungkilnya menggunakan pahat.
- Siapkan adukan semen sebagai perekat keramik dengan lantai. Bila telah benar-benar seluruh permukaan lantai pada area itu terbuka, tutup permukaannya dengan semen yang telah disediakan.
- Buat pola garis-garis pada permukaan semen menggunakan roskam.
- Tempatkan keramik pada area yang telah diberi semen.
- Tekan keramik dengan mengetuk permukaan keramik dengan palu ke alas kayu kecil.
- Siapkan adukan semen penutup nat.
- Labur semen penutup nat itu pada seluruh permukaan nat hingga benar-benar tertutup. Ratakan semen nat menggunakan roskam agar nat tertutup rapi.
sumber : Rasantika M. Seta (IDEAOnline)
Foto: iDEA/Tri Rizeki Darusman
Wajanbolic, mungkin beberapa dari anda sudah pernah mendengar kata itu, bahkan sekarang anda sedang mencari-cari informasi tentang wajanbolic. Benda ini sempat menjadi topik utama di beberapa acara talk show di Indonesia.
Gampangnya, wajanbolic adalah wajan yang digunakan untuk memperkuat sinyal radio (salah satunya sinyal WiFi 2,4 GHz). Ide penggunaan wajan untuk memperkuat sinyal WiFi ini diklaim ditemukan oleh pak e-Goen (perlu diketahui jauh hari sebelumnya sudah banyak ide berseliweran di internet tentang penggunaan alat masak untuk memperkuat sinyal WiFi, salah satunya dikenal sebagai Poor Man's Wifi.
Nama benda ini wajanbolic, berasal dari kata wajan parabolic, dimana wajan disini berfungsi sebagai parabolic dish yang berguna untuk memusatkan gelombang radio yang diterima ke satu titik, sehingga sinyal yang diterima menjadi jauh lebih kuat.
Komponen utama dari wajanbolic/pancibolic adalah receiver/transmitter (dalam kasus ini umumnya digunakan USB WiFi dongle), wajan (bisa juga tutup panci), kabel USB yang sudah dimodifikasi, sisanya kaleng/paralon.
LATAR BELAKANG
Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard. Antena eksternal High Gain harganya relative mahal. Banyak barang-barang yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara mudah dan biaya ringan
Photo : Antena WajanBolic
ANTENA WAJANBOLIC
Kenapa disebut WajanBolic?
- Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak
- Bolic : parabolic
- WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan
Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dg antenna parabolic yg sesungguhnya. Dalam workshop akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtaildengan pertimbangan :
Beberapa kekurangan antenna WajanBolic :
Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
ANTENA 2.4 GHz
Beberapa Contoh Design Antena 2.4 GHz Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yg selalu ada dlm design antenna-antena tsb : N-type Connector & pigtail. Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail
Ok..!! kita langsung saja ke pembuatan WajanBolic
Persiapan
Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan:
BAHAN
- Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus)
- PVC paralon tipis diameter 3″ 1 meter
- Doff 3″ (tutup PVC paralon) 2 buah
- Aluminium foil
- Baut + mur ukuran 12 atau 14
- N Connector female
- kawat tembaga no.3
- Double tape + lakban
PERALATAN
- Penggaris
- Pisau/ Cutter
- Solder + timah nya
- Gergaji besi
PERKIRAAN HARGA
Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.
TAHAP PENGERJAAN
Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja. Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.
Contoh :
Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm
Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.
- Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.
- Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. Bias di lihat di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
- Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan
- Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape
- Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td
- Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
- Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon
- Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya.
- Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
- Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.
Gambar:
Nyolong dari: http://itshare-smd.blogspot.com
Alat-Alat:
- Kabel tembaga merk apa saja
- Kabel serabut (untuk ikat)
- Tang / Catut
- Gelang Karet
- Penggaris
- Tentu saja Modem (GSM)
Sebelumnya mohon maaf kepada praktisi dan ilmuan antenna, karena tips ini hanya berdasar kreatifitas dan pengalaman pribadi. Uji materi juga berdasarkan pengujian pribadi, tentang akurasi dan lain-lain hanya ahli antenna yang bisa menjawab. Yang jelas Antenna 3g HSDPA buatan sendiri ini tidak merubah sedikitpun modem Anda, dan berjalan dengan baik. Yang ingin mencoba tidak ada salahnya, yang tahu ilmunya mohon koreksinya.
Berawal dari kekecewaan pada modem murah yang hanya bisa menangkap sinyal 2G/GSM/EDGE. Modem tersebut, sudah lelet juga cepat panas. Digunakan di kota lelet, apalagi pas berada di desa, ah makin lelet. Akhirnya saya beli modem yang bagus (menurut ane sih), modem yang sudah support HSDPA. Pertama kali menggunakan langsung jatuh cinta, wusss speed internet cepat, buka web cepat, download juga cepat. Modem ini, bila mendapat signal 3G/HSDPA rata-rata keceatannya up to 7200 kbit/s, bandingkan dengan sinyal 2G/GSM yang hanya 128-300an kbit/s.
Kekecewaan terjadi ketika pulang ke desa, tidak ada signal 3G yang bisa ditangkap. Ibaratnya sudah bangun jalan tol tapi yang lewat sepeda onthel, tentu saja tetap lambat. Saya coba membuat penguat signal sendiri dengan memakai kertas didalam bungkus rokok (jawa: grenjeng), dibuat melengkung semi parabolic, diletakkan bawah modem kira-kira focal pointnya pas posisi antenna dalam modem, hasilnya lumayan menguat beberapa persen. Tapi belum maksimal karena sudah merasakan cepatnya sinyal 3G.
Dari situlah kemudian saya coba cari referensi plus kalkulator antenna. Setelah dapat, pilihan saya jatuh pada membuat Antenna Bi-Quad, karena pembuatannya mudah. Hasilnya, luar biasa, saya pikir antenna sekecil ini mana mungkin dapat menangkap sinyal 3G di daerah pedesaan, indoor lagi, tapi kenyataannya “muncul 2bar signal 3G, yang sebelumnya tidak pernah sedikitpun menangkap signal tersebut tanpa antenna.”
Berawal dari kekecewaan pada modem murah yang hanya bisa menangkap sinyal 2G/GSM/EDGE. Modem tersebut, sudah lelet juga cepat panas. Digunakan di kota lelet, apalagi pas berada di desa, ah makin lelet. Akhirnya saya beli modem yang bagus (menurut ane sih), modem yang sudah support HSDPA. Pertama kali menggunakan langsung jatuh cinta, wusss speed internet cepat, buka web cepat, download juga cepat. Modem ini, bila mendapat signal 3G/HSDPA rata-rata keceatannya up to 7200 kbit/s, bandingkan dengan sinyal 2G/GSM yang hanya 128-300an kbit/s.
Kekecewaan terjadi ketika pulang ke desa, tidak ada signal 3G yang bisa ditangkap. Ibaratnya sudah bangun jalan tol tapi yang lewat sepeda onthel, tentu saja tetap lambat. Saya coba membuat penguat signal sendiri dengan memakai kertas didalam bungkus rokok (jawa: grenjeng), dibuat melengkung semi parabolic, diletakkan bawah modem kira-kira focal pointnya pas posisi antenna dalam modem, hasilnya lumayan menguat beberapa persen. Tapi belum maksimal karena sudah merasakan cepatnya sinyal 3G.
Dari situlah kemudian saya coba cari referensi plus kalkulator antenna. Setelah dapat, pilihan saya jatuh pada membuat Antenna Bi-Quad, karena pembuatannya mudah. Hasilnya, luar biasa, saya pikir antenna sekecil ini mana mungkin dapat menangkap sinyal 3G di daerah pedesaan, indoor lagi, tapi kenyataannya “muncul 2bar signal 3G, yang sebelumnya tidak pernah sedikitpun menangkap signal tersebut tanpa antenna.”
Cara membuat Antenna 3G HSDPA Mini
Sudah tidak sabar bagaimana cara membuat sendiri antenna bi-quad untuk menangkap sinyal 3G HSDPA? Anda tidak perlu mahir dalam elektronika, yang dapat menghitung akurasi ketepatan penangkapan signal antenna, asah dan coba saja kreatifitas Anda, diluar sana banyak sekali kalkulator antenna yang bisa digunakan untuk membuat antenna sendiri.
Caranya:
Sudah tidak sabar bagaimana cara membuat sendiri antenna bi-quad untuk menangkap sinyal 3G HSDPA? Anda tidak perlu mahir dalam elektronika, yang dapat menghitung akurasi ketepatan penangkapan signal antenna, asah dan coba saja kreatifitas Anda, diluar sana banyak sekali kalkulator antenna yang bisa digunakan untuk membuat antenna sendiri.
Caranya:
Kumpulkan dulu bahan yang dibutuhkan. Signal 3G berada pada 2100 Mhz. Setelah dihitung dengan kalkulator antenna, berikut adalah gambar spesifikasi ukuran yang dibutuhkan.

Setelah diikat, kira-kira jadinya seperti ini:


Jadilah antenna 3G HSDPA minimu. Dan sekarang waktunya menggabungkan dengan modem. Caranya mudah saja. Sisa kabel yang ada ditengah diletakkan pada posisi antenna modem (biasanya ada di bagian atas modem). Lilitkan pada posisi tersebut, bila kurang kuat bisa diikat dengan gelang karet.
Jadinya kira-kira seperti ini:

Jarak antenna dengan modem (D) adalah 17.875 mm, jadi jangan terlalu jauh antara antenna dengan modem.
Bila di colokkan pada laptop …

Tralala … Mudah bukan. Antenna-nya kecil, bisa dibawa kemana-mana. Bila mau berkreasi lebih, bisa menggunakan kabel USB dan cari posisi yang paling mantap untuk menangkap sinyal 3G.
Mau bukti …!
Penangkapan sinyal modem tanpa tambahan antenna mini 3G/HSDPA ala kafeilmu.

Signal yang didapat adalah 2G/EDGE itupun tidak maksimal cuma 58%.
Penangkapan sinyal modem dengan tambahan antenna mini 3G/HSDPA ala kafeilmu.

Signal 3G dapat ditangkap, meski hanya 16-18%, tapi sinyalnya kuat dan speednya bagus.
Modem yang saya pakai Prolink PHS100 dengan kartu selluler AXIS, tahu sendiri kan, tidak semua daerah dapat signal 3G AXIS, apalagi di pedesaan, meski langganan AXIS EKSIS yang cuman 29.000/bln, tapi bisa internetan cepat meski didesa. Anda bisa coba dengan modem pilihan Anda, yang penting bisa menangkap signal 3G. Modem yang gak bisa nangkap, ya sampai kapanpun meski diberi antenna ini, tidak akan bisa menangkap signal 3G. So, kalau mau beli modem tanyakan dulu, support signalnya apa saja. Cari dulu referensi perbedaan 2G/GSM/EDGE/3G/HSDPA/UMTS/WCDMA dll, uakeh pokoe, saya sendiri tidak tahu detail tentang perbedaan itu. Yang lain bila ingin menambah bisa di kolom komentar.
- Frequency (MHz): 2100
- Panjang L1 (mm): 34.65
- Panjang L2 (mm): 97.02
- Panjang B (mm): 57.1
- Panjang H (mm) 114.3
- Diameter kabel (mm): 1.32
- Jarak D (mm) 17.875
- Pertama kali pilihlah kabel dengan diameter kira-kira 1.32 mm, buang kulitnya.
- Bagian satu: bentuk kabel menyerupai angka 8 tapi bersudut siku, dengan panjang tiap-tiap siku (L1) 34.65. Berawal dari bagian tengah dan berakhir dibagian tengah. Sisakan kabel kira-kira 10 cm pada ujung, nantinya digunakan untuk penahan pada modem.
- Bagian dua: buat persegi panjang dengan lebar 57.1 dan panjang 114.3.
- Letakkan bagian 1 persis di tengah-tengah kotak persegipanjang (bagian dua).
- Agar posisi tetap ikat tiap-tiap ujung siku pada sisi persegi panjang dengan kabel serabut. Usahakan posisi tetap ditengah kotak.
Setelah diikat, kira-kira jadinya seperti ini:
Jadilah antenna 3G HSDPA minimu. Dan sekarang waktunya menggabungkan dengan modem. Caranya mudah saja. Sisa kabel yang ada ditengah diletakkan pada posisi antenna modem (biasanya ada di bagian atas modem). Lilitkan pada posisi tersebut, bila kurang kuat bisa diikat dengan gelang karet.
Jadinya kira-kira seperti ini:
Jarak antenna dengan modem (D) adalah 17.875 mm, jadi jangan terlalu jauh antara antenna dengan modem.
Bila di colokkan pada laptop …
Tralala … Mudah bukan. Antenna-nya kecil, bisa dibawa kemana-mana. Bila mau berkreasi lebih, bisa menggunakan kabel USB dan cari posisi yang paling mantap untuk menangkap sinyal 3G.
Mau bukti …!
Penangkapan sinyal modem tanpa tambahan antenna mini 3G/HSDPA ala kafeilmu.
Signal yang didapat adalah 2G/EDGE itupun tidak maksimal cuma 58%.
Penangkapan sinyal modem dengan tambahan antenna mini 3G/HSDPA ala kafeilmu.
Signal 3G dapat ditangkap, meski hanya 16-18%, tapi sinyalnya kuat dan speednya bagus.
Modem yang saya pakai Prolink PHS100 dengan kartu selluler AXIS, tahu sendiri kan, tidak semua daerah dapat signal 3G AXIS, apalagi di pedesaan, meski langganan AXIS EKSIS yang cuman 29.000/bln, tapi bisa internetan cepat meski didesa. Anda bisa coba dengan modem pilihan Anda, yang penting bisa menangkap signal 3G. Modem yang gak bisa nangkap, ya sampai kapanpun meski diberi antenna ini, tidak akan bisa menangkap signal 3G. So, kalau mau beli modem tanyakan dulu, support signalnya apa saja. Cari dulu referensi perbedaan 2G/GSM/EDGE/3G/HSDPA/UMTS/WCDMA dll, uakeh pokoe, saya sendiri tidak tahu detail tentang perbedaan itu. Yang lain bila ingin menambah bisa di kolom komentar.
NB: Posisi menentukan prestasi, jadi posisi antenna juga menentukan penangkapan sinyal 3G.
Nyolong dari: KafeIlmu
Bila anda mengalami problem karena air di rumah anda tidak terlalu jernih atau sedikit keruh, anda dapat menggunakan cara penyimpanan air untuk mendapatkan air bersih. Lain halnya bila air di rumah anda keruh, kotor atau berbau. Sebenarnya ada berbagai cara sederhana untuk menjernihkan air. Anda dapat menggunakan bahan kimia seperti “AGS” dan tawas, bahan alami seperti biji kelor ataupun dengan membuat saringan.
Saya sendiri pernah mengalami problem mendapatkan air bersih tersebut, maklum rumah saya dekat sungai dan bekas sawah jadi warna air sumur saya sering berubah warna mulai dari jernih, keruh, kuning bahkan bila musim kemarau bias sampai berwarna hitam dan berbau.
Ada banyak pilihan cara untuk mengatasi hal tersebut. Untuk penggunaan AGS, semakin parah air yang ada maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengendapkan kotoran. Tawas dapat menggerus dinding sumur, sedangkan biji kelor susah dicari, pilihan saya akhirnya jatuh pada membuat saringan yang dapat menjernihkan air tanpa menggunakan bahan kimia.
Setelah melakukan observasi, tanya sana-sini, surfing sana sini, ternyata selama air tersebut tidak mengandung limbah kimia berbahaya kita masih dapat mengatasinya dengan menggunakan saringan / penjernih air yang banyak dijual di pinggir-pinggir jalan atau pun menggunakan saringan air bermerk seperti halnya yang dipakai oleh depo pengisian air minum isi ulang atau mungkin dengan membuat sendiri saringan air sederhana.
Untuk pembuat saringan air sederhana anda dapat menggunakan cadas, tanah liat, bambu dan arang aktif, ataupun saringan ijuk+pasir+dst. Untuk cadas dan tanah liat, bagus sih tapi dengan cara pembuatannya yang susah dan debit air hasil penyaringan yang kecil, saringan ini bukan pilihan utama bagi saya. Selanjutnya saringan bambu, walaupun bambu mudah didapat, tetapi butuh keahlian khusus untuk bekerja dengan bambu.
Pilihan terakhir adalah membuat saringan ijuk+pasir+dst. Cara membuat saringan ini cukup mudah.Saringan dimulai dengan membuat lapisan pasir, ijuk, arang aktif, pasir dan batu. Hasilnya…SERRR…air yang tadinya keruh, kuning atau bahkan hitam+bau sekalipun akan menjadi jernih dan tanpa bau setelah melewati saringan ini.
Untuk tempat saringan anda dapat menggunakan tong, drum, ember, ataupun sambungan kaleng / sambungan botol plastik. Sedangkan ukuran lapisan saringan anda dapat sesuaikan dengan masalah yang anda hadapi. Saringan yang saya buat menggunakan 25 cm untuk ijuk dan arang aktif / arang batok kelapanya. Sebab salah satu kegunaan arang adalah untuk mengurangi/menghilangkan bau. Bila masalah yang anda hadapi cukup berat, anda dapat mencoba dengan menambahkan satu buah lapisan batu zeolit.
Hal yang perlu anda ketahui bahwa setelah saringan dibuat, air yang dihasilkan awalnya tidak terlalu jernih, tetapi lama kelamaan air yang keluar akan menjadi jernih (pada saringan yang saya buat membutuhkan waktu ± 10 menit). Selain itu, aturlah debit air yang masuk tangki saringan (keluaran dari tangki pengendapan) agar tidak lebih besar dari debit air yang keluar dari saringan (air bersih). Caranya ?? Saya menggunakan trial and error.. 
Selamat mencoba…
Nyolong dari: http://aimyaya.com
Berikut adalah tutorial cara membuat antena TV tradisional, walaupun bersifat tradisional, tapi antena buatan anak negeri ini dapat mengalahkan antena yang harganya ratusan ribu rupiah. Waw!
Dengan biaya pokok dibawah Rp.50.000,- kita dapat membuat sebuah antena tradisional yang hasilnya luar biasa!.
Kelebihanya :
Latar belakang :
Dengan biaya pokok dibawah Rp.50.000,- kita dapat membuat sebuah antena tradisional yang hasilnya luar biasa!.
Kelebihanya :
- Ukuran tidak terlalu besar, sehingga tidak memakan space rumah.
- Dipasang dibawah genteng, sehingga tidak gampang berkarat karena air hujan.
- Hasil gambar memuaskan untuk semua channel.
- Biaya murah meriah.
Latar belakang :
Pernahkah anda mengalami ketika sedang menonton TV, kemudian terjadi angin kencang atau hujan deras. Tiba-tiba gambar TV berubah menjadi semut atau ada semutnya sedikit. Setelah hujan reda, tentunya kita harus membenarkan kembali posisi antena agar gambar kembali jernih. Dan juga, bagaimana rasanya jika TV kita tersambar petir?. Tambah repot.
Harga antena indoor yang lumayan mahal, juga belum tentu hasilnya maksimal. Ditambah dengan jarak desa tempat saya tinggal yang relatif jauh dari kota . Akhirnya setelah puter otak kesana kemari, akhirnya saya dapat menemukan solusinya. Artikel ini saya dapat dari mas mulyanto yang mau berbaik hati berbagi pengalamanya.
Akhirnya hari jum’at kemarin saya buat antenanya. Hasilnya, sangat memuaskan dan luar biasa!, gambar untuk semua channel rata-rata jernih tanpa semut. Hanya beberapa channel yang mengalami sedikit kesemutan, mungkin dikarenakan TV yang saya pakai adalah Tuner Gadmei.
Bahan -bahan yang dibutuhkan :
Seng nisplang atau seng biasa ukuran 1 meter. (Dapat dibeli di toko-toko material). Untuk yang menginginkan gambar lebih jernih, gunakan Alumunium foil (bukan seng).
Potong seng seukuran gambar berikut (Ukuran tidak perlu presisi hingga milimeter).

Pasang seng yang telah dipotong berdasarkan gambar berikut.


Taruh atau pasang dibawah genteng atau tempat lainya.
Selesai.
Harga antena indoor yang lumayan mahal, juga belum tentu hasilnya maksimal. Ditambah dengan jarak desa tempat saya tinggal yang relatif jauh dari kota . Akhirnya setelah puter otak kesana kemari, akhirnya saya dapat menemukan solusinya. Artikel ini saya dapat dari mas mulyanto yang mau berbaik hati berbagi pengalamanya.
Akhirnya hari jum’at kemarin saya buat antenanya. Hasilnya, sangat memuaskan dan luar biasa!, gambar untuk semua channel rata-rata jernih tanpa semut. Hanya beberapa channel yang mengalami sedikit kesemutan, mungkin dikarenakan TV yang saya pakai adalah Tuner Gadmei.
Bahan -bahan yang dibutuhkan :
Seng nisplang atau seng biasa ukuran 1 meter. (Dapat dibeli di toko-toko material). Untuk yang menginginkan gambar lebih jernih, gunakan Alumunium foil (bukan seng).
- Gunting seng.
- Paku atau baut.
- Obeng.
- Palu.
Potong seng seukuran gambar berikut (Ukuran tidak perlu presisi hingga milimeter).
Pasang seng yang telah dipotong berdasarkan gambar berikut.
Taruh atau pasang dibawah genteng atau tempat lainya.
Selesai.
Hasilnya :


Anda memiliki koran bekas bukan? Pada umumnya kita mengolah kembali koran bekas yang tidak dipakai untuk dijadikan kliping bertema tertentu untuk menambah koleksi perpustakaan atau bahan bacaan kita. Saya pernah mengulascara membuat kliping koran di sini. Nah, kali ini perpustakaan online ingin berbagi alternatif lain yang lebih unik plus ramah lingkungan untuk mengolah koran bekas kita.
Seorang designer dari UK, David Stovell, memberikan ide furnitur dari gulungan koran Sunday Papers (bagi kita bisa diganti koran apa saja). Furnitur ini berupa meja dan kursi yang unik sekali. Tentu kita ingin tahu cara membuatnya.
Silahkan download tutorial furnitur dari gulungan koran bekas di sini >>>

Seorang designer dari UK, David Stovell, memberikan ide furnitur dari gulungan koran Sunday Papers (bagi kita bisa diganti koran apa saja). Furnitur ini berupa meja dan kursi yang unik sekali. Tentu kita ingin tahu cara membuatnya.
Silahkan download tutorial furnitur dari gulungan koran bekas di sini >>>
Pernahkah anda mendengar alat penghemat listrik?apakah benar ada alat penghemat listrik? jawabannya adalah Ya, ada! alat ini biasanya tersedia di toko elektronik tertentu saja dan harganya pun cukup menguras kantong anda. apalagi jika penjualnya adalah agen sales dimana produknya adalah berupa alat penghemat listrik yang di MLM-kan. Kali ini kita bisa membuat sendiri dengan harga yang jauh lebih murah...
Lalu bagaimana cara kerja alat penghemat listrik ini sampai bisa 'menghemat listrik' ?? apa sebenarnya yang di 'hemat'?? mungkin anda masih bingung tentang hal ini. intinya alat ini benar-benar bisa menghemat pemakaian listrik di rumah anda dari 10-25%. Cara kerja alat ini adalah hanya mengurangi besaran cosinus dari kurva arus AC yang akan terbaca pada alat ukur pengukur kilometer di rumah anda. Tahukan benda besar yang menempel di dinding luar rumah anda dan di atasnya seperti ada cakram yang berputar?? Nah, alat tersebut akan bekerja jika ada beban AC melintas melalui sensor berupa kumparan kawat untuk mengukur besarnya arus AC yang melewatinya. Atau teori ilmiahnya adalah bagaimana caranya agar kita bisa mereduksi sebesar mungkin puncak (peak dari besaran kurva AC (sinus-cosinus) agar terbaca sedemikian rendah.
Dalam dunia teknik elektro (karena saya adalah lulusan elektro), komponen yang berpengaruh terhadap arus AC adalah kondensator atau kapasitor dan lilitan atau induktor. yang dapat anda lakukan adalah mamfilter arus AC tersebut sebelum memasuki jaringan listrik di rumah anda. cara ini legal dan di perbolehkan oleh PLN sendiri karena kita sama sekali tidak akan mencuri sedikitpun listrik sebelum meteran penghitung arus yang menenpel di dinding luar rumah anda.
Lalu bagaimana cara membuatnya?? Buat seperti skema berikut ini...
Buat rangkaian di atas pada box plastik yang kuat dan pada. lebih baik dicor dengan gip's atau semen agar daya panasnya terbuang dengan baik. Selanjutnya hati-hati jangan ada kabel listrik yang kena terhadap kaleng tersebut atau anda akan tersengat listrik. lalu hanya kabel ground atau masa (jika ada) yang di hubingkan dengan kaleng. semakin dekat letak pemasangan alat dengan kilometer maka semakin optimal kinerjanya. kemudian gunakan kapasitor dengan kualitas yang bagus, yang lebih mahal lebih baik (harganya sekitar 30 ribuan). untuk SW adalah MCB yang berfungsi sebagai pengaman jika terjadi korsleting akibat kapasitor.
Buat rangkaian di atas pada box plastik yang kuat dan pada. lebih baik dicor dengan gip's atau semen agar daya panasnya terbuang dengan baik. Selanjutnya hati-hati jangan ada kabel listrik yang kena terhadap kaleng tersebut atau anda akan tersengat listrik. lalu hanya kabel ground atau masa (jika ada) yang di hubingkan dengan kaleng. semakin dekat letak pemasangan alat dengan kilometer maka semakin optimal kinerjanya. kemudian gunakan kapasitor dengan kualitas yang bagus, yang lebih mahal lebih baik (harganya sekitar 30 ribuan). untuk SW adalah MCB yang berfungsi sebagai pengaman jika terjadi korsleting akibat kapasitor.
Rangkaian diatas sangat mudah dibuat. jadi tidak ada alasan untuk tidak membuatnya. sekalian belajar.. dan... buktikan sendiri khasiatnya, dengan pemakaain daya rutin yang relatif sama. anda bisa merasakan penghematan sekitar 25%.
Navigation

