Popular Post

Popular Posts

Recent post

Showing posts with label Artikel Lepas. Show all posts

Nah, buat kamu -kamu yang masih bingung dengan gimana cara bikin Zine, dam sebelum tim The Youth Corner ketemu kalian di event creative workshop pengenalan dan cara bikin Zine, sepertinya pemberian sedikit tips akan berguna bagi kamu yang berminat untuk membuat sebuah zine. basically gampang banget koq! Cuman modal kertas, gunting, lem, pensil, plus hal-hal yang kamu tahu, kamu mau bgai, dan yang kamu rasa... plus tentunya semangat mudamu!
  1. Cobalah untuk membaca dulu zine zine yang sudah beredar. Lebih baik jika mempunyai 5 atau lebih sebagai bahan perbandingan.
  2. Tentukan tujuan zine atau topik zine. Sehingga akan lebih fokus dalam pembuatan zine. Misalnya zine Punk maka tidak perlu memasukkan gossip Elma Theana, tapi masukkan gossip band band Punk paling ganteng didaerah kamu (kecuali Elma Theana pacaran dengan Charles Bronson). Jika zine bertopik Kacang Tanah maka jangan masukkan ide ide kamu tentang ikan di laut yang ga berhubungan dengan kacang tanah.
  3. Pikirkan kerangka dan rubrik rubrik apa saja yang akan ditampilkan. Apakah akan menjadi kumpulan tulisan, atau ditambah dengan komik, interview atau review. Semuanya bebas kamu buat.
  4. Kumpulkan bahan bahan yang terkait , bisa kamu buat sendiri, dan mungkin bisa juga kamu ambil dari zine zine lain atau sumber lain lagi. kalau mengambil dari sumber lain maka sebaiknya ditulis juga sumbernya. Tetapi jika sumber yang kamu ambil ternyata juga mengambil dari sumber lain tulis aja dua duanya sebagai sumber.
  5. Pikirkan lay-out yang bersahabat dengan mata. Jangan sampai orang tidak jadi baca zine kamu karena pusing dikarenakan lay-out yang terlalu berantakan.
  6. Buat cover yang menarik, biasanya provokatif. Curi aja gambar gambar dari crimethnic atau sumber sumber lain yang kamu anggap bagus.
  7. Siapkan uang untuk foto kopi. Harus cukup jelas cetakannya. Karena kita ga suka baca tulisan buram bukan?
  8. Cari tempat tempat untuk menjualnya. Untuk harga jual jangan lupa tambahkan Rp. 500,- atau Rp. 1000,- tentukan saja sendiri lalu tambahkan lagi 10% dari jumlah tadi untuk menjadi harga jual di toko tersebut. Karena biasanya mereka menarik bagi hasil sebesar 10%. Kecuali zine kamu memang dimaksudkan untuk dibagikan gratis.
  9. Tetapi barang barang cetakan dari kertas yang dibagikan gratis saat ini hanya dijadikan tempat duduk atau payung darurat sekali pakai. Apalagi zine yang terdiri dari beberapa halaman bisa menjadi beberapa alas tempat duduk pula. Maka supaya zine kamu tidak sia sia taruhlah harga walaupun sedikit Rp. 500 atau Rp. 1000 lah.
Buat promosi yang provokatif. Dimana mana dan sebesar kamu bisa. Walaupun kamu hanya mencetak 5 eksemplar. Karena membuat nama zine kamu jadi dikenal adalah awal dari orang berusaha membaca zine kamu.

Copyright © Indonesian ZINE Community
Bagi Anda yang ingin membuat proposal sendiri dari nol tanpa harus mencontoh beberapa contoh proposal di atas, berikut kami lampirkan juga sistematika penulisan proposal secara umum yang dapat digunakan untuk tujuan apa saja, dan dapat Anda modifikasi sesuai tujuan.

1. Pendahuluan
Berisi tentang hal-hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi dilaksanakan kegiatan tersebut.
Hubungan kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari(nyata)
Point-point pembahasan pada pendahuluan ini, mengacu pada komponen S-W-O-T yang telah dibahas sebelumnya.

2. Dasar Pemikiran
Berisi tentang dasar yang digunakan dalam pelaksanaan, misalnya: Tri Darma Perguruan Tinggi, program kerja pengurus dan lain-lain
Jika kegiatan tersebut bukan dari organisasi, maka didasarkan secara umum, misalnya : Peraturan Pemerintah No sekian

3. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut (umum dan khusus)
Tentukan juga keluaran (output ) yang dikehendaki seperti apa

Contoh :
Memperoleh kader-kader KMHDI
Memberi pengetahuan manajerial dan leadership bagi calon anggota KMHDI

4. Tema

Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut

5. Jenis Kegiatan
Diperlukan untuk menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan jika kegiatannya lebih dari satu,
Menjelaskan bentuk dari kegiatan tersebut. Misal: berupa Seminar, Pelatihan, penyampain materi secara lisan, Tanya jawab dan simulasi dll.

6. Target
Berisi uraian yang lebih terperinci dari Tujuan (Point 3) terutama mengenai ukuran-ukuran yang digunakan sebagai penilaian tercapai atau tidaknya tujuan.

Contoh :
Target acara ini adalah untuk mencetak minimal 25 orang pelatih KMHDI yang masing-masing diantaranya, memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar yang Buku Pedoman Kaderisasi Jilid I KMHDI, dan setiap pelatih tersebut memiliki nilai rata-rata diatas 7 (dengan range 10) dalam setiap materi pelatihan.

7. Sasaran/Peserta

Menjelaskan tentang objek atau siapa yang akan mengikuti kegiatan tersebut ( atau lebih kenal dengan peserta)

8. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Tentukan dimana, hari, tanggal, bulan, tahun serta pukul berapa akan dilaksanakan kegiatan tersebut.

9. Anggaran Dana
Dalam anggaran disini, hanya disebutkan jumlah total pemasukan dan pengeluaran yang diperkirakan oleh panitia, sedangkan rinciannya dibuat dalam lampiran tersendiri

10. Susunan Panitia
Dalam halaman atau bagaian susuna panitia, biasanya hanya ditulis posisi yang penting-penting saja, seperti Pelindung Kegiatan, Ketua panitia, Streering Commite dll, sedangkan kepanitian lengkap dicantumkan dalam lampiran.

11. Jadwal Kegiatan
Dibuat sesuai dengan perencanaan dalam kalender Kegiatan yang telah disusun sebelumnya
Atau bisa juga ditulis terlampir, jika jadwalnya banyak.

12. Penutup
Berisi tentang harapan yang ingin dicapai dan mohon dukungan bagi semua pihak.
Ditutup dengan lembar pengesahan proposal
Terakhir, diikuti dengan lampiran


NB: Mohon maaf sebelumnya kami tidak menerima tempahan proposal, ini proposal yang kami jadikan contoh silahkan Anda bisa melakukan editing sesuai dengan kebutuhan. (Pustaka E-book)
Pernah gak waktu kamu mau pergi ke mall atau ke pasar swalayan atau mall yang rencananya hanya membeli yang telah kamu tilis atau inginkan ternyata sampai disana kamu belanja dari apa yang kamu rencanakan diawal, atau bahkan saat mau ke mall yang rencananya cuman pengen jalan2 ternyata akhirnya belanja? ternyata pengelola mall atau pasar swalayan memiliki trik khusus untuk pengunjung agar membelanjakan uang mereka lebih dari yang direncanakan, apakah itu simak fakta-fakta dibawah ini. 

1. Memajang snack dan permen di samping kasir
Ini trik tercerdik. Para pengelola memasang snack dan makanan kecil di samping kasir setinggi mata anak balita. Balita yang ikut mengantri dengan orangtua tentu akan sangat tergoda dan meminta kepada orangtuanya untuk dibelikan snack tersebut. 

2. Tidak semua kasir aktif
Ini juga trik cerdik mereka. Dengan jumlah kasir yang sedikit akan mulai terjadi antrian, biasanya pengelola pasar swalayan mempunyai pedoman bahwa panjang antrian harus sejumlah 7-9 orang. Jumlah antrian ini akan membuat pengunjung merasa pusat perbelanjaan tersebut adalah pusat perbelanjaan yang ramai. Selain itu sambil mengantri mereka juga akan melihat-lihat etalase di samping kasir, antrian ini memperbesar kemungkinan mereka untuk membelinya. 


3. Ubin ukuran 30 x 30
Mungkin kamu sudah pernah berkunjung ke Ma**o ataupun Af**, harga mereka bersaing, pengunjungnya dulu juga banyak, tetapi mengapa mereka merugi? Jawabannya ada pada ubin mereka. Mereka menggunakan cor semen polos untuk lantai mereka. Hal ini menyebabkan para pengunjung yang berkunjung secara tidak sadar berjalan dengan cepat. Berbeda dengan pesaingnya semacam Hyper***, mereka menggunakan ubin ukuran 30×30, menurut riset inilah ukuran yang paling tepat untuk membuat para pengunjung memperlambat langkah mereka dan menengok kanan kiri, para pengunjung akan memperlambat langkah mereka karena mereka secara tidak sadar mengalami guncangan-guncangan karena roda troli mereka melewati sambungan ubin. 


4. Memperbesar budget Kamu
kamu datang dengan batasan tertentu “Hari ini saya Cuma boleh belanja Rp 300.000,00”, namun tentu saja kamu tidak mungkin hanya membawa Rp 300.000,00 kan? Bahkan pada umumnya pembeli juga membawa ATM atau kartu kredit.

Bagaimana cara memperbesar budget kamu ? Ternyata mudah.. Gunakan harga yang tidak pas seperti Rp 12.890,00. Saat kita melihat satu harga seperti ini kita akan langsung sadar bahwa sebenarnya harganya adalah Rp 13.000, rupiah. Namun dengan banyaknya barang yang kamu beli (dan seringkali untuk satu jenis tidak hanya satu), secara tidak sadar ketika menjumlahkannya kamu akan membulatkannya menjadi Rp 12.000,00. Dan jangan heran ketika kamu membayar kamu kaget karena uang kamu menjadi kurang. 

5. Merubah letak barang-barang secara berkala
kamu datang dengan daftar belanjaan… Itulah yang paling ditakuti para pengelola pasar swalayan. Tp ternyata mereka tidak kekurangan akal. Rotasi saja letak rak-rak secara berkala. Hal ini akan membuat kamu harus mencari letak barang yang kamu beli, saat kamu mencari barang yang kamu beli tentu saja kamu juga harus melewati barang-barang lain, di sinilah pikiran kamu mulai memanipulasi kamu untuk membeli barang yang tidak kamu perlukan karena terpengaruh tulisan “disc” dan “buy 1 get 1”

Well, semoga artikel ini bermanfaat setidaknya (minimal) ketika anda datang ke Mall/Swalayan sesuai dengan apa yang ingin cari atau butuhkan. Atau mungkin anda malah merasa dicurangi oleh Mall/Swalayan? Atau bahkan hal terparah adalah Anda membenci Mall/Swalayan?? Hmmm... Who Knows?? .... Semua ada ditangan anda, yang jelas apapun yang anda lihat di Mall hanya akan membuat mata dan hati anda sakit sesaat ... sakit ingin memiliki yang sebenarnya anda belom membutuhkannya ... Yang jadi pertanyaan adalah ketika anda membeli sesuatu barang, apa yang anda pentingkan? FUNGSI atau GENGSI?? :)

- Copyright © OTODIDAK RESUREKSI - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -