Popular Post

Popular Posts

Recent post

Showing posts with label Daur Ulang. Show all posts



Melihat salah satu iklan air mineral bermerk Ades yang juga merupakan produk jebolan perusahaan korporasi Multinasional yang bernama Coca Cola, yang bunyinya, buka, minum, hancurkan (kalo gak salah). Gue jadi empet sendiri, masalahnya, kalo emang diancurin banyak pihak juga yang pasti marah dan gak terima dengan gleagat "pelit"nya perusahaan itu. Botol bekas air mineral itu nafkah buat segelintir orang, dan juga, apa setelah dihancurkan akan lebur dalam beberapa saat?? Mending biar utuh, kan bisa dibuat tempat cupang, buat naro air aki dsb, dsb ... nah salah satunya yang ini nih, yang gue dapetin dari kuasajaib.wordpress.com ... Roket mainan dari bekas botol air mineral, silahkan disimak ...

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat roket air adalah :
a. 2 botol bekas air mineral, lebih baik lagi yang bekas soda karena lebih kuat
b. pipa paralon 1/2 inch, panjangnya kira-kira 1 meter
c. pipa paralon 1 inch, kira-kira 10 cm
d. lembaran polycarbonate (dipakai untuk atap kanopi) atau bisa pula styrofoam dan kardus bekas, tetapi cepat rusak.
e. 10-11 cable ties (pengikat kabel) ukuran besar
f. pentil (air intake) sepedamotor
g. potongan karet ban dalam
h. penutup pipa paralon (dop; yang tanpa ulir) ukuran 1/2 inch
i. kertas koran, lakban bening, lakban hitam tebal, double tape,

dan siapkan pula gunting, cutter, penggaris, lem paralon, serta lem super.

Pembuatan Roket :
a. Ambil satu botol plastik bekas. potong bagian bawahnya. kemudian masukkan koran bekas dan padatkan di ujung botol. koran bekas ini nantinya berguna sebagai pemberat roket.


agar gulungan kertas tidak berpindah, bisa direkatkan dengan selotip

b. ambil botol plastik utuh lainnya. satukan dengan botol lainnya dengan memasukkan bagian pantat/bawahnya dalam bagian botol yang terbuka. perkuat dengan lakban bening.


c. ambil lembaran polycarbonate. buat pola/model sirip, lalu gunting. bisa 3 atau 4 lembar untuk satu roket.


kemudian, dengan doubletape rekatkan potongan polycarbonate tadi di bagian bawah roket (bagian botol yang tidak ada gulungan korannya). perkuat dengan lakban bening.


perhatikan posisi siripnya; harus seimbang di sekeliling roket. bila menggunakan 4 sirip, letaknya saling berhadapan.

d. buka tutup botol bagian bawah roket. lubangi dengan cutter (hinga muat untuk memasukkan paralon 1/2 inch). kemudian ambil potongan karet ban dalam, potong berbentuk lingkaran. hingga menjadi karet penyekat (seal) tutup botol.


tutup kembali botol dengan penutup berpenyekat tadi. dan pembuatan roket selesai.

Pembuatan Launcher (peluncur) :
a. masukkan paralon 1/2 inch sampai mencapai setengah botol plastik bagian bawah. tandai dengan lakban hitam.


b. susun 10 – 11 cable ties di atas meja. ratakan dengan penggaris. Setelah rapi, rekatkan lakban agar susunannya tidak berubah.


c. lilitkan susunan cable ties di sekeliling paralon 1/2 inch yang telah diberi tanda lakban hitam. perhatikan posisinya agar ‘kepala’ cable ties mencengkram mulut botol.


rekatkan susunan ties pada paralon dengan lakban dan diperkuat dengan mengikatnya dengan cable ties yang lain.


d. masukkan potongan paralon 1 inch hingga memperkuat/mengikat cengkraman susunan cable ties pada mulut botol. Fungsi paralon besar ini adalah sebagai kunci pengaman.


e. ambil dop penutup paralon, lubangi dan pasang pentil diatasnya. kemudian rekatkan dengan lem yang kuat.
Pasang dan lem dop penutup pada ujung pipa paralon 1/2 inch yang lain. hingga peluncur dan roket siap digunakan.


Cara menggunakan :
buka pipa peluncur, dan masukkan air sampai kira-kira 1/4 bagian botol. masukkan kembali pipa peluncur dan arahkan roket ke atas sampai cable ties benar-benar mencengkram mulut botol. pasang kunci pengamannya.
bila air merembes keluar, maka seal tidak berfungsi dengan baik. ganti kembali seal karet.
pompa udara kedalam botol melalui pentil di bagian bawah peluncur. jangan terlalu tinggi tekanannya (awas botol pecah).
bila sudah mencukupi tarik kunci pengaman ke bawah. dan roketpun meluncur.

note :
- kegagalan sering terjadi pada pembuatan seal penutup roket.
- perhatikan kekuatan botol plastik. pompa sedikit demi sedikit dahulu.

Berita teknologi terbaru. Kita jangan pernah menganggap jika suatu barang bekas sudah rusak maka barang itu tidak berguna lagi. Setiap barang bekas yang rusak pasti ada kemungkinan masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain. Apalagi jika barangnya adalah barang yang terbuat dari plastik atau logam (anorganik) yang tidak bisa dihancurkan oleh pengurai, jika sudah tidak digunakan untuk keperluan yang lain kita tidak boleh membuangnya sembarangan, kita harus membuangnya ke tempat pembuangan khusus sampah anorganik, karena jika tidak nanti akan menyebabkan pencemaran. Dari pada membuangnya lebih baik kita manfaatkan untuk keperluan lain, jika masih bisa.
Jika kamu mempunyai korek api gas bekas yang sudah tidak terpakai lagi, jangan terburu buru membuangknya ke tempat sampah. Korek api gas ternyata dirubah menjadi suatu barang yang bernilai seni, ia bisa dirubah menjadi mainan sepeda motor kecil.
Jika kamu tertarik di bawah ini saya sajikan panduan merubah korek api gas menjadi sepeda motor mainan yang mungil yang saya kutip dari wired.com, meskipun panduan ini disertai dengan gambar yang cukup lengkap tapi sayang ditulis dalam bahasa dan huruf china.







Bagi kamu yang tertarik silahkan mencoba, dan saya ucapkan selamat mencoba. selain bisa digunakan untuk mainan, ini juga bisa digunakan untuk hiasan, yang bisa kamu letakkan sesuai dengan seleramu.
Wajanbolic, mungkin beberapa dari anda sudah pernah mendengar kata itu, bahkan sekarang anda sedang mencari-cari informasi tentang wajanbolic. Benda ini sempat menjadi topik utama di beberapa acara talk show di Indonesia.

Gampangnya, wajanbolic adalah wajan yang digunakan untuk memperkuat sinyal radio (salah satunya sinyal WiFi 2,4 GHz). Ide penggunaan wajan untuk memperkuat sinyal WiFi ini diklaim ditemukan oleh pak e-Goen (perlu diketahui jauh hari sebelumnya sudah banyak ide berseliweran di internet tentang penggunaan alat masak untuk memperkuat sinyal WiFi, salah satunya dikenal sebagai Poor Man's Wifi.

Nama benda ini wajanbolic, berasal dari kata wajan parabolic, dimana wajan disini berfungsi sebagai parabolic dish yang berguna untuk memusatkan gelombang radio yang diterima ke satu titik, sehingga sinyal yang diterima menjadi jauh lebih kuat.

Komponen utama dari wajanbolic/pancibolic adalah receiver/transmitter (dalam kasus ini umumnya digunakan USB WiFi dongle), wajan (bisa juga tutup panci), kabel USB yang sudah dimodifikasi, sisanya kaleng/paralon.

LATAR BELAKANG
Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard. Antena eksternal High Gain harganya relative mahal. Banyak barang-barang yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara mudah dan biaya ringan

Photo : Antena WajanBolic

ANTENA WAJANBOLIC
Kenapa disebut WajanBolic?
  • Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak
  • Bolic : parabolic
  • WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan
Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dg antenna parabolic yg sesungguhnya. Dalam workshop akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtaildengan pertimbangan :

Beberapa kekurangan antenna WajanBolic :
Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat

ANTENA 2.4 GHz
Beberapa Contoh Design Antena 2.4 GHz Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yg selalu ada dlm design antenna-antena tsb : N-type Connector & pigtail. Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail

Ok..!! kita langsung saja ke pembuatan WajanBolic

Persiapan
Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan:

BAHAN
  1. Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus)
  2. PVC paralon tipis diameter 3″ 1 meter
  3. Doff 3″ (tutup PVC paralon) 2 buah
  4. Aluminium foil
  5. Baut + mur ukuran 12 atau 14
  6. N Connector female
  7. kawat tembaga no.3
  8. Double tape + lakban

PERALATAN
  1. Penggaris
  2. Pisau/ Cutter
  3. Solder + timah nya
  4. Gergaji besi
PERKIRAAN HARGA
Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.

TAHAP PENGERJAAN
Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja. Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.

Contoh :
Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm

Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.
  1. Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.
  2. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. Bias di lihat di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
  3. Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan
  4. Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape
  5. Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td
  6. Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
  7. Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon
  8. Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya.
  9. Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
  10. Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.
Gambar:












Bila anda mengalami problem karena air di rumah anda tidak terlalu jernih atau sedikit keruh, anda dapat menggunakan cara penyimpanan air untuk mendapatkan air bersih. Lain halnya bila air di rumah anda keruh, kotor atau berbau. Sebenarnya ada berbagai cara sederhana untuk menjernihkan air. Anda dapat menggunakan bahan kimia seperti “AGS” dan tawas, bahan alami seperti biji kelor ataupun dengan membuat saringan.

Saya sendiri pernah mengalami problem mendapatkan air bersih tersebut, maklum rumah saya dekat sungai dan bekas sawah jadi warna air sumur saya sering berubah warna mulai dari jernih, keruh, kuning bahkan bila musim kemarau bias sampai berwarna hitam dan berbau.

Ada banyak pilihan cara untuk mengatasi hal tersebut. Untuk penggunaan AGS, semakin parah air yang ada maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengendapkan kotoran. Tawas dapat menggerus dinding sumur, sedangkan biji kelor susah dicari, pilihan saya akhirnya jatuh pada membuat saringan yang dapat menjernihkan air tanpa menggunakan bahan kimia.

Setelah melakukan observasi, tanya sana-sini, surfing sana sini, ternyata selama air tersebut tidak mengandung limbah kimia berbahaya kita masih dapat mengatasinya dengan menggunakan saringan / penjernih air yang banyak dijual di pinggir-pinggir jalan atau pun menggunakan saringan air bermerk seperti halnya yang dipakai oleh depo pengisian air minum isi ulang atau mungkin dengan membuat sendiri saringan air sederhana.

Untuk pembuat saringan air sederhana anda dapat menggunakan cadas, tanah liat, bambu dan arang aktif, ataupun saringan ijuk+pasir+dst. Untuk cadas dan tanah liat, bagus sih tapi dengan cara pembuatannya yang susah dan debit air hasil penyaringan yang kecil, saringan ini bukan pilihan utama bagi saya. Selanjutnya saringan bambu, walaupun bambu mudah didapat, tetapi butuh keahlian khusus untuk bekerja dengan bambu.


Pilihan terakhir adalah membuat saringan ijuk+pasir+dst. Cara membuat saringan ini cukup mudah.Saringan dimulai dengan membuat lapisan pasir, ijuk, arang aktif, pasir dan batu. Hasilnya…SERRR…air yang tadinya keruh, kuning atau bahkan hitam+bau sekalipun akan menjadi jernih dan tanpa bau setelah melewati saringan ini.

Untuk tempat saringan anda dapat menggunakan tong, drum, ember, ataupun sambungan kaleng / sambungan botol plastik. Sedangkan ukuran lapisan saringan anda dapat sesuaikan dengan masalah yang anda hadapi. Saringan yang saya buat menggunakan 25 cm untuk ijuk dan arang aktif / arang batok kelapanya. Sebab salah satu kegunaan arang adalah untuk mengurangi/menghilangkan bau. Bila masalah yang anda hadapi cukup berat, anda dapat mencoba dengan menambahkan satu buah lapisan batu zeolit.

Hal yang perlu anda ketahui bahwa setelah saringan dibuat, air yang dihasilkan awalnya tidak terlalu jernih, tetapi lama kelamaan air yang keluar akan menjadi jernih (pada saringan yang saya buat membutuhkan waktu ± 10 menit). Selain itu, aturlah debit air yang masuk tangki saringan (keluaran dari tangki pengendapan) agar tidak lebih besar dari debit air yang keluar dari saringan (air bersih). Caranya ?? Saya menggunakan trial and error..


Selamat mencoba…

Nyolong dari: http://aimyaya.com
Iyom Rochaeni, warga Cihampelas Bongkaran RW 15 Kota Bandung punya tangan ajaib yang bisa menyulap sampah plastik menjadi tas eksklusif, keranjang buah, pernak-pernik boneka Barbie, taplak meja, sajadah, serta berbagai barang berguna lainnya.

Iyom Rochaeni, warga Cihampelas Bongkaran RW 15 Kota Bandung punya tangan ajaib yang bisa menyulap sampah plastik menjadi tas eksklusif, keranjang buah, pernak-pernik boneka Barbie, taplak meja, sajadah, serta berbagai barang berguna lainnya. 

Di tangan Iyom, berbagai "sampah" kemasan bisa didaur ulang menjadi tas-tas yang menarik. Ada dua rahasia yang dia pegang untuk menjadi seperti itu, yaitu niat baik dan ketekunan. 

Semuanya berawal ketika Iyom beserta 25 warga kampungnya mengikuti program "Cikapundung Bersih" pada 2006, yang digelar oleh USAID. Kala itu, perempuan berumur 54 tahun ini masuk ke dalam kelompok peduli sampah dan mendapat begitu banyak informasi tentang bahaya limbah plastik terhadap lingkungan dan masa depan umat manusia.

Sebenarnya Iyom tidak terlalu mengerti bahasan ilmiah tentang limbah plastik. Yang dia tahu, dia diminta untuk melakukan sesuatu dengan sampah plastik. Iyom mulai mengumpulkan limbah plastik seperti kantong plastik atau keresek, kemasan minuman dan makanan instan, kemasan detergen dan pewangi pakaian, serta sedotan. Setelah melihat bentuk dan pola gambar kemasan plastik itu, barulah terpikir oleh ibu tiga putri ini untuk membuatnya menjadi tas belanja. 

"Waktu itu saya baru bisa menggunakan kemasan plastik besar seperti bungkus minyak goreng dan pewangi, lalu menjahitnya. Tapi karena saya tinggal di perkampungan, susah mendapat limbah plastik ukuran besar. Soalnya kita biasa beli eceran, kemasan yang kecil-kecil," tuturnya. 

Kondisi ini kembali memaksa Iyom untuk memutar otak mencari cara untuk memanfaatkan limbah plastik yang lebih kecil dan tiba-tiba saja dalam kepalanya muncul ide, dianyam.

Iyom lalu mulai mengumpulkan kemasan plastik ukuran kecil, mengelompokkannya, dan mencucinya. Setelah dilap satu per satu, kemasan plastik itu dipotong sesuai dengan corak yang akan ditonjolkan. Pekerjaan ini dilanjutkan dengan melipatnya menjadi bentuk bujur sangkar dengan ukuran sesuai kebutuhan.

Kotak-kotak kecil inilah yang kemudian Iyom rangkai menggunakan jarum dan benang kasur, menjadi bentuk-bentuk yang terpikir olehnya. Khusus untuk limbah kantong plastik, Iyom punya teknik menganyam yang berbeda. 

Harga yang dia pasang untuk setiap barang ciptaannya terbilang mahal, Rp 35.000,00-Rp 100.000,00. Bukan kepicikan atas nama keuntungan yang berada di balik penetapan harga tinggi itu, melainkan alasan yang lebih sederhana dan sangat menyentuh.

"Sengaja harganya dibikin mahal supaya ibu-ibu yang ingin barang yang saya bikin tidak bisa beli dan memilih membuatnya sendiri. Kalau begitu kan sampah plastik yang dimanfaatkan jadi lebih banyak," katanya. 

Dari iseng, kegiatan baru istri Emuy Sunardi (64) ini berubah menjadi hobi. Tidak pernah sekalipun dia melewatkan sampah plastik yang tertangkap matanya. Sampai-sampai sang anak mengeluhkan rumah mereka yang kini seperti tempat sampah. Di mana-mana terdapat gantungan tas plastik berisi limbah plastik yang siap disulapnya menjadi bentuk baru. Bahkan, cucunya yang duduk di bangku SD kini terbiasa membawa pulang setiap sampah plastik yang ditemukannya di jalan.

**

Iyom adalah perajin limbah plastik pertama yang menerapkan teknik menganyam dalam kreasinya. Idenya itu membuat nenek enam cucu ini kebanjiran tawaran sebagai pelatih dalam pelatihan daur ulang di berbagai kota di Indonesia. Kini dia sudah membagi ilmunya ke banyak peserta pelatihan di Tasikmalaya, Ciamis, Subang, Surabaya, hingga Aceh. 

Selain itu, namanya pun sudah sangat dikenal di kalangan mahasiswa dan aktivis lingkungan. Pada beberapa kesempatan, sekelompok mahasiswa datang ke rumahnya hanya untuk belajar menganyam limbah plastik menjadi tas atau keranjang.

Tidak jarang pula rombongan turis asing mengunjungi kediamannya dan membawa pulang beberapa hasil kreasi Iyom sebagai oleh-oleh. Iyom juga beberapa kali diundang untuk memajang karya-karyanya di pameran yang digelar ITB dan Itenas. 

Begitulah Iyom. Tidak pernah pelit berbagi ilmu kepada siapa pun yang mau berguru. Suatu saat cucunya datang bersama beberapa temannya sambil membawa limbah plastik. Mereka lalu minta diajarkan membuat tempat pensil dari limbah tersebut. Walau tidak punya pengalaman membuat benda itu sebelumnya, Iyom dengan sabar membimbing anak-anak itu. Menurut Iyom, tawa dan ucapan terima kasih mereka sudah cukup membuatnya puas. 

Atas keputusannya untuk menyelamatkan lingkungan, Iyom dianugerahi penghargaan dari Wali Kota Bandung, Juli lalu. Akan tetapi penghargaan itu hanya berupa piagam. Jauh dari perhatian yang diharapkan Iyom dari Pemerintah Kota Bandung. 

"Saya ingin punya sanggar sendiri supaya dapat dengan leluasa melatih lebih banyak orang lagi untuk mengelola limbah plastik. Lebih banyak orang kan berarti lebih banyak limbah yang termanfaatkan," katanya, tanpa peduli tentang hak cipta yang seharusnya dia miliki atas ide dan hasil karyanya itu.

Pikiran Rakyat, 11-09-2008, Lia Marlia 
Foto: Usep Usman Nasrulloh, 2008, Kreasi Daur Ulang Iyom 
7 Furnitur Ramah Lingkungan yang Terbuat dari Sampah – Lingkungan sering kali dihubungkan dengan ramalan kesuraman dan malapetaka di bumi ini. Oleh karena itu, banyak seniman dan arsitek bekerja kreatif pada green projects dalam skala kecil maupun besar untuk manfaat ekonomi dan lingkungan. Sampah menjadi trendi sekarang hari dan pakaian bekas yang diubah menjadi seni atau produk yang berguna seperti furnitur, tidak hanya sekedar memenuhi aliran limbah.
Mari kita lihat furniture-furniture tersebut :

1. Recycled Plastic Bag Chair

Setiap hari kantong plastik digunakan oleh kita semua dalam berbagai hal, baik kemasan atau sebagai membawa tas. Setelah selesai, kita tidak menggunakannya lebih lanjut dan hanya membuangnya, tanpa mengetahui bahwa hal itu menyebabkan rugi terhadap lingkungan. Tapi kursi yang digambarkan indah di atas telah memberikan arti dan kehidupan baru. Dibuat oleh Ryan Frank, seorang desainer asal London, kursi ini dibuat dengan menggunakan tas belanja plastik yang dilapisi aluminium daur ulang. Bahan-bahan daur ulang ini dikombinasikan dengan teknik tradisional kerajinan Afrika untuk membuat bagian yang berwarna-warni. Desainer ini, terinspirasi dari patung ‘inkuku’ (ayam) Afrika Selatan yang juga terbuat dari plastik.

2. Inflatable Garbage Chair by Nick Demarco

Nick DeMarco, seorang mahasiswa California College of Arts telah merancang kursi XS dengan memanfaatkan segala macam plastik seperti kantong plastik dan botol, kaleng aluminium, pakaian tua yang tidak diinginkan, koran bekas dan semua item yang dibuang ke tempat sampah yang ditemukan di rumahnya. Nick membuat rangka plastik bening dan mengisinya dengan benda-benda sampah. Dia menciptakan kursi plastik sampah sebagai proyek untuk kelas furnitur produksi yang berkelanjutan, dan dipamerkan di ICFF di New York sebagai bagian dari Sustainable Design For Mass Production.

3. Shredded Paper Furniture

Jens Praet membuat furnitur ramah lingkungan dari kertas dan koran-koran lama yang digunakan sehari-hari. Dia mengumpulkan kertas yang dibuang dan memotongnya sampai hancur. Shredded Paperini kemudian direndam dalam resin dan dibentuk agar sesuai dengan yang diinginkan. Setiap item furnitur yang dibuat dengan cara ini bisa kuat seperti kayu, dan lebih ramah lingkungan.

4. Recycled Furniture Made from Undesirable Materials

Furniture designer, Chris Rucker, asal New York menciptakan furnitur mengagumkan dengan memanfaatkan benda-benda sampah dan buangan limbah. Dia mengimplikasi teknik dan keterampilan konstruksinya untuk membuat material seperti strand boards, plastic laminates and bundles of dumped furniture. Rucker mengkonversi benda-benda tidak berharga ini menjadi kursi, meja kopi dll

5. Mulch Chair

‘Mulch Chair’ diatas tersebuat adalah hasil kerja Craig Ian McPherson, mahasiswa lulusan Edinburgh College of Art. Kursi ini diciptakannya dengan Reuse(menggunakan kembali) limbah kebun. Kursi itu ditampilkan di London Design Festival pada tahun 2009, Earls Court One, London.

6. Furniture Made of Industrial Scraps

Banyak limbah yang dihasilkan produksi yang hanya dikumpulkan di pembuangan sampah. Sebuah kelompok dari Bangkok’s Kasetsart University’s Architecture Program yang disebut Scrap Lab, membuat furniture yang indah yang berasal dari limbah industri dengan menggunakan keterampilan kreatif mereka. Sisa-sisa industri seperti kayu, plastik, busa, logam, debu dll digunakan untuk menghasilkan dekorasi furnitur seperti lampu, meja dan kursi. Scrap Lab bermaksud untuk menunjukkan kepada dunia bahwa sampah-sampah dan limbah industri dapat dimanfaatkan secara kreatif untuk membuat furniture yang fungsional dan menawan

7. Furniture Made From Decommissioned Russian Naval Mines

Mati Karmin, seorang pematung Estonia menciptakan furniture-furniture yang berasal dari ranjau laut yang tidak aktif. Dia menemukan ranjau laut Rusia jenis AGSB yang tidak aktif di daerah pantai rumahnya. Karmin menciptakan furnitur seperti meja, kursi, bak mandi, akuarium, lampu LED dan lemari bar dari tambang angkatan laut yang sudah tua.

Sumber 7 Furnitur Ramah Lingkungan yang Terbuat dari Sampah kaskus.us

Anda memiliki koran bekas bukan? Pada umumnya kita mengolah kembali koran bekas yang tidak dipakai untuk dijadikan kliping bertema tertentu untuk menambah koleksi perpustakaan atau bahan bacaan kita. Saya pernah mengulascara membuat kliping koran di sini. Nah, kali ini perpustakaan online ingin berbagi alternatif lain yang lebih unik plus ramah lingkungan untuk mengolah koran bekas kita.

Seorang designer dari UK, David Stovell, memberikan ide furnitur dari gulungan koran Sunday Papers (bagi kita bisa diganti koran apa saja). Furnitur ini berupa meja dan kursi yang unik sekali. Tentu kita ingin tahu cara membuatnya.

Silahkan download tutorial furnitur dari gulungan koran bekas di sini >>>


Kerajinan tangan dengan bahan flanel saat ini menjadi salah satu kerajinan tangan yang sangat diminati. Pembuatan yang cukup mudah serta bahan-bahan yang mudah dicari tentunya menjadi alasan utama disamping karena bisa dibuat berbagai macam benda. Berikut ini macam-macam tusuk jahit dan tusuk hias yang digunakan dalam kerajinan tangan flanel :

1. Tusuk Feston
Tusuk feston ini biasa digunakan untuk menggabungkan 2 lembar kain flanel dan juga merapikan pinggiran kain flanel.



2. Tusuk Rol
Tusuk rol ini juga digunakan untuk menggabungkan 2 lembar kain flanel. Apabila dikerjakan dengan hati-hati maka akan menghasilakn jahitan yang jauh lebih rapi dan halus daripada tusuk feston.



3. Tusuk Tikam Jejak
Tusuk tikam jejak ini biasa digunakan untuk membuat bentuk mulut.



4. Tusuk Pipih
Tusuk pipih ini biasa digunakan untuk membuat bentuk hidung.



5. Tusuk Jeruji
Tusuk jeruji ini biasanya hanya digunakan sebagai hiasan.



Bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan kerajinan tangan dari flanel antara lain :
  • kain flanel
  • benang sulam
  • jarum jahit
  • dakron/kapas
  • manik-manik
  • lem serbaguna (all pupose adhesive), lem PVAc, melty stick (batangan lem)
  • glue gun (lem tembak)
  • gunting
  • bahan pelengkap (gantungan kunci, gantungan handphone, jepit rambut, karet rambut, bros

Berikut ini beberapa bentuk kerajinan tangan yang terbuat dari kain flanel :

Gantungan Kunci Keropi

Cara membuat :

1. Membuat pola dari kertas kemudian di gunting.

2. Gunting kain flanel sesuai pola yang sudah dibuat di kertas.

3. Pasang mata dan buat bentuk mulut pada kain flanel bentuk keropi. Untuk memasang mata bisa menggunakan lem tembak. Untuk membuat mulut menggunakan tusuk tikam jejak.



4. Gabungkan kedua lembar kain flanel bentuk keropi, jahi sekelilingnya menggunakan tusuk feston. Sisakan sedikit bagian untuk memasukkan dakron kemudian setelah selesai memasukkan dakron selesaikan dengan menjahit menggunakan tusuk feston.



5. Dibagian atasnya selipkan tali untuk mengaitkan gantungan kunci.

6. Gunting kain flanel dengan bentuk bulat untuk ditempelkan di pipi.




- Copyright © OTODIDAK RESUREKSI - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -